Cara Cek Turnitin Sendiri & Cara Baca Hasilnya

Cara Cek Turnitin Sendiri & Cara Baca Hasilnya

Bagi mahasiswa tingkat akhir atau peneliti, nama Turnitin mungkin terdengar seperti “momok” yang mendebarkan. 

Bagaimana tidak? Setelah begadang berhari-hari menyelesaikan skripsi atau jurnal, satu hal yang paling ditakuti adalah melihat angka similarity index yang berwarna merah atau melampaui batas toleransi kampus.

Mengecek orisinalitas karya tulis kini bukan lagi sekadar formalitas, melainkan kebutuhan wajib untuk menjaga integritas akademik. 

Namun, masalahnya tidak semua orang paham cara cek Turnitin yang benar. Banyak yang khawatir filenya justru tersimpan di database (repositori) sehingga saat dicek ulang, skor plagiasinya justru melonjak jadi 100%.

Apakah Anda sedang bersiap mengumpulkan tugas akhir dan ingin memastikan tingkat plagiasinya aman? Atau Anda sekadar ingin tahu cara membaca laporan hasil pengecekannya? 

Tenang, Anda tidak perlu bingung lagi. Dalam panduan ini, kita akan mengupas tuntas langkah-langkah praktis cara cek Turnitin secara mandiri, aman, dan tips rahasia agar skor Anda tetap di bawah batas maksimal.

Baca Juga: Skor Turnitin Tinggi? Ini 5 Cara Menurunkannya

Cara Cek Turnitin Secara Mandiri 

Melakukan pengecekan secara mandiri adalah langkah terbaik agar Anda bisa merevisi tulisan sebelum benar-benar diserahkan ke dosen pembimbing. Secara umum, ada dua jalur utama yang bisa Anda tempuh: menggunakan akun institusi (kampus) atau melalui jasa profesional yang aman.

1. Melalui Akun Student dari Kampus

Jika kampus Anda memberikan akses akun student, ini adalah cara yang paling resmi dan aman. Berikut langkah-langkahnya:

  • Login ke Dashboard: Buka situs Turnitin.com dan masukkan alamat email serta kata sandi yang telah didaftarkan oleh admin kampus Anda.
  • Pilih Kelas (Class): Setelah masuk, Anda akan melihat daftar kelas yang aktif. Klik pada nama kelas atau mata kuliah yang dituju.
  • Cari Assignment: Di dalam kelas, akan ada kolom tugas (Assignment). Klik tombol “Submit” pada kolom tugas yang tersedia untuk melakukan pengecekan.
  • Unggah Dokumen:
    1. Pilih metode unggah (biasanya Single File Upload).
    2. Masukkan judul dokumen pada kolom Submission Title.
    3. Pilih file dari komputer, Google Drive, atau Dropbox.
    4. Klik “Upload”.
  • Konfirmasi: Periksa kembali pratinjau dokumen yang muncul. Jika sudah benar, klik “Confirm”.
  • Lihat Hasil: Klik tombol “Return to Assignment List”. Tunggu beberapa menit hingga proses sinkronisasi selesai, lalu skor persentase (Similarity Index) akan muncul.

2. Menggunakan Jasa Cek Turnitin (Opsi Non-Institusi)

Jika Anda tidak memiliki akun student atau jatah unggah di kampus sudah habis, banyak mahasiswa menggunakan jasa pihak ketiga. Namun, Anda harus berhati-hati agar dokumen Anda tidak “rusak”. Pastikan hal-hal berikut:

  • Pilih Fitur “No Repository”: Ini adalah poin paling krusial. Pastikan penyedia jasa menjamin dokumen Anda diatur ke No Repository. Artinya, dokumen Anda tidak akan disimpan di database permanen Turnitin, sehingga jika dicek kembali di masa depan, hasilnya tidak akan menjadi 100%.
  • Cek Kredibilitas: Gunakan jasa yang memberikan hasil berupa file PDF asli dari Turnitin, bukan sekadar tangkapan layar (screenshot) angka saja.

Selalu simpan file asli dalam format .docx (Microsoft Word) karena Turnitin lebih akurat dalam membaca teks dan format pada dokumen Word dibandingkan file PDF yang terkadang memiliki proteksi tertentu.

Baca Juga: Cara Membaca Hasil Turnitin: Panduan Lengkap Skor & Warna

Cara Membaca Hasil Turnitin dengan Mudah

Setelah dokumen selesai diproses dan diunduh (biasanya dalam format PDF), Anda akan melihat banyak coretan warna dan angka persentase. 

Jangan bingung! Membaca hasil Turnitin sebenarnya sangat sederhana jika Anda memahami tiga komponen utamanya.

1. Mengenal 3 Sumber Pembanding

Turnitin tidak asal menebak plagiasi. Mereka membandingkan tulisan Anda dengan tiga sumber database besar:

  • Internet Source: Kesamaan ditemukan pada artikel blog, berita, atau situs web umum.
  • Publications: Kesamaan ditemukan pada jurnal ilmiah, e-book, atau prosiding yang sudah terbit.
  • Student Paper: Kesamaan ditemukan pada tugas atau skripsi mahasiswa lain yang pernah diunggah ke database Turnitin sebelumnya.

2. Arti Warna pada Similarity Index

Warna yang memblok kalimat atau paragraf Anda adalah indikator tingkat kemiripan (similarity index). Semakin “panas” warnanya, semakin tinggi tingkat kesamaannya. Berikut adalah panduannya:

WarnaPersentase KemiripanMakna
Biru0%Sangat Aman (Tidak ada kesamaan ditemukan)
Hijau1% – 24%Aman (Tingkat kesamaan rendah)
Kuning25% – 49%Waspada (Tingkat kesamaan sedang)
Oranye50% – 74%Bahaya (Tingkat kesamaan tinggi)
Merah75% – 100%Sangat Bahaya (Hampir seluruh teks sama dengan sumber lain)

3. Cara Praktis Melihat Sumber Plagiasi

Di bagian akhir dokumen (lampiran), Turnitin akan mencantumkan daftar tautan atau sumber asli dari kalimat yang terdeteksi.

  • Cek Nomornya: Setiap warna blok teks biasanya disertai nomor kecil.
  • Cocokkan: Nomor tersebut merujuk pada daftar sumber di bagian bawah. Ini memudahkan Anda untuk tahu bagian mana yang harus diubah (paraphrase).

Penting diingat Similarity index tinggi tidak selalu berarti Anda melakukan plagiasi (mencuri karya orang). 

Bisa saja karena Anda banyak menggunakan kutipan langsung atau daftar pustaka yang ikut terdeteksi. Namun, untuk amannya, usahakan hasil Anda berada di zona Hijau.

Mengecek orisinalitas karya ilmiah kini bukan lagi hal yang rumit. Dengan memahami cara cek Turnitin secara mandiri baik melalui akun institusi maupun jasa profesional Anda bisa lebih percaya diri sebelum mengumpulkan tugas akhir atau jurnal.

Ingatlah bahwa angka persentase (similarity index) yang muncul bukan sekadar angka, melainkan indikator profesionalisme Anda sebagai penulis. 

Gunakan hasil pengecekan tersebut sebagai panduan untuk melakukan perbaikan melalui teknik paraphrasing dan penulisan sitasi yang benar.

Targetkan hasil Anda berada di zona Hijau (1% – 24%) agar aman dari tuduhan plagiarisme.

Jangan menunda pengecekan hingga mendekati deadline. Lakukan pengecekan lebih awal agar Anda memiliki waktu yang cukup untuk merevisi bagian-bagian yang dianggap memiliki kemiripan tinggi.

Solusi Cerdas untuk Penulis Modern

Bingung cara menurunkan skor similarity yang membandel? Gunakan NulisKata, platform AI writing tools lengkap dalam satu tempat:

  • Parafrase online : Ubah kalimatmu agar unik tanpa menghilangkan makna aslinya.
  • Summarizer: Ringkas dokumen panjang dengan cepat dan akurat.
  • Translator: Terjemahkan naskah ke berbagai bahasa dengan gaya bahasa yang alami.
  • Humanizer AI: Buat tulisan AI-mu terasa lebih manusiawi dan natural.
  • AI Writer: Bantu temukan ide dan susun draft tulisanmu secara instan.

Tingkatkan produktivitas menulismu sekarang di NulisKata.com!

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *